Prosedur Memperpanjang STNK 5 Tahunan dan Plat Nomor dari Luar Daerah

Sebelum saya tahu cara memperpanjang STNK 5 Tahunan, saya diberitahu oleh tetangga bahwa motor saya harus dibawa kembali ke daerah asal, karena pemperpanjang STNK 5 Tahunan berarti harus memperpanjang Plat Nomor aka Nomor Polisi.  Jadi motor harus dibawa untuk dilakukan cek fisik. Wah saya pikir repot sekali. Sehingga 2 bulan sebelum masa berlaku STNK habis, saya coba datang ke samsat untuk menanyakan prosedur perpanjangan STNK motor saya.

Untunglah informasi tetangga tersebut tidak benar. Saya tidak perlu membawa motor balik ke daerah asal. Cukup melakukan cek fisik di samsat terdekat, biasa disebut cek fisik bantuan. Untuk melakukan cek fisik bantuan, ada beberapa syarat yang harus dibawa:

  • STNK asli dan foto copy 1 lembar.
  • BPKB asli dan foto copy (BPKB cukup 1 copian saja, tapi ada beberapa halaman).
  • KTP asli dan foto copy 1 lembar.

BPKB asli dan STNK asli nanti dikembalikan setelah proses cek fisik selesai.

Di bagian cek fisik bantuan kita akan diberi formulir. Setelah mengisi formulir dan menyerahkan berkasnya, tinggal bawa motor ke tempat petugas cek fisik yang memeriksa nomor kendaraan.

Petugas cek fisik akan menempelkan kertas pada bagian mesin dan menggosok-gosokkan sehingga pada kertas muncul nomor kendaraan. Ada dua bagian yang digosok, seingat saya bagian bawah motor dan bagian bawah lampu sign. Di sini biasanya kita diminta uang tips. Saat itu saya diminta Rp. 5000. Lain dengan saudara saya yg diminta sampai 30rb.

Setelah selesai dicek fisik, kita tinggal menyerahkan berkas dari petugas cek fisik ke staf yang ada di kantor yg berbarengan dengan tempat pendaftaran tadi. Tunggu saja sampai dipanggil. Pada saat dipanggil, kita akan diberi sebuah berkas cek fisik bantuan yang sudah jadi dan diminta membayar biayanya. Biayanya sebenarnya gratis, tapi saya sendiri dikenakan Rp. 20.000.

Ok, cek fisik bantuan selesai. Sekarang yang harus kita lakukan adalah memperpanjang STNK dan mengganti plat nomor yang akan segera berakhir.

Syarat-syarat untuk memperpanjang STNK 5 tahunan antara lain:

  • Berkas cek fisik bantuan
  • BPKB asli dan fotocopy
  • STNK asli dan fotocopy
  • KTP asli dan foto copy.

KTP dan BPKB asli akan dikembalikan pada saat pengambilan STNK yang baru.

Kalo kita tidak bisa pulang mengurus sendiri, pengurusan STNK dan plat nomor ini bisa diwakilkan. Jadi kita bisa mengirim semua persyaratan dan diurus oleh teman atau saudara yang ada di daerah asal.

Di samsat daerah asal, tinggal mendaftar perpanjangan STNK 5 tahunan. Setelah mengisi formulir pendaftaran, kita disuruh membawa berkas cek fisik bantuan ke bagian cek fisik  setempat untuk dimintai tanda tangan. Petugas akan menandatangani formulir dan berkas cek fisik bantuan. Kemudian kembali lagi ke bagian pendaftaran untuk menyerahkan berkas yang sudah ditandatangani. Di bagian pendaftaran saya diminta membayar Rp. 60.000.-.

Nah, sampai di sini kita diberi formulir lagi sebanyak 2 buah untuk di isi. Satu formulir untuk perpanjangan pajak STNK, satu formulir lagi (mungkin) untuk perpanjangan plat nomor. Intinya yang diisi hampir sama. Hanya yang menjadi perhatian saya, ternyata pada formulir tersebut kita bisa meminta perubahan alamat STNK dan beberapa perubahan lain yang diperlukan. Ini sangat penting buat saya karena alamat KTP saya sudah berbeda dengan alamat di STNK tersebut.

Setelah menyerahkan formulir, tinggal menunggu saja sampai STNK selesai dicetak. Ketika mengambil STNK yang baru, ternyata masih ada yang harus dibayar, yaitu pajak kendaraan (pajak STNK) dan biaya plat nomor(?). Saya kurang tau. Yang jelas pajak STNK saya tertera 171.500. Tapi yg harus saya bayar 171.500+40.000, jadi semuanya 211.500. Saya diberi kwitansi yang dibuat dalam selembar kertas tulisan tangan dan ada cap samsatnya untuk pengambilan plat nomor kendaraan yang baru.

Plat Nomornya sendiri baru bisa diambil 3 (tiga) hari kemudian. Syarat untuk mengambil plat nomor harus membawa STNK yang baru dan kwitansi tanda pembayaran tadi.

{39} Thoughts on “Prosedur Memperpanjang STNK 5 Tahunan dan Plat Nomor dari Luar Daerah

  1. selalu ada uang tips nya ya kalau kita berurusan dengan instansi pemerintah walaupun mereka sudah memiliki gaji tetap

  2. Bagi Pengalaman:
    saya pernah mengurus balik nama dan perpanjang TNKB
    motor, pada saat cek fisik saya selalu tidak mau membayar.
    ketika diminta sama petugasnya,
    saya selalu menanyakan :
    1. untuk biaya apa?
    2. dasar hukumnya apa?
    3. kuitansinya mana?
    4. bapak mau setor ke kas negara dengan akun berapa?
    (akun di polri itu dulu ada 1,
    sekarang dipecah menjadi sekitar 7 sampe 8: masing2 penerimaan PNBP di Polri ada akunnya, SIM, STNK, TNKB dll. nah, untuk kertas dan jasa gesek cek fisik ini tidak ada akun penerimaannya )
    Terakhir: saya bilang, kalo tetap minta uang, saya akan membuat laporan ke Ombudsman
    karena ini termasuk pungli dan saya sebarkan ke media dan ke Mabes.

    saya juga sampaikan ke petugasnya, kalo Polri itu sudah ada remunerasi yang cukup besar, jadi jangan mengada-ada biaya yg tidak perlu.

    setiap saya diminta uang, saya langsung nerocos yang membuat petugasnya bungkam
    entah karena takut akibatnya atau ngga bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya diatas.

    pesan: sebisa mungkin, rekam dengan kamera (video, jangan hanya gambar foto) saat proses cek fisik kendaraan
    sampe petugas minta uang (katanya tips, tips kok minta)
    karena jadi bukti untuk laporan ke ombudsman
    sekian
    semoga bermanfaat
    (anti Pungli)

  3. wah sama tuh kasusnya ma aku.

    nopol ku luar daerah tapi aku ga stay di tempat asal.

    kalo gitu, selesai ngurus bantuan cek fisik, kita tetep harus ngurus perpanjangan stnk di daerah asal? atau bisa diurus di samsat tempat kita melakukan bantuan cek fisik? 

  4. saya mau tanya, kalau perpanjang SIM dari papua bisakah dilakukan di jakarta..karena saya baru bikin di sana pada saat bekerja di sana dan sekarang sudah kembali ke jakarta

  5. @renovasi rumah: kalo ktpnya papua harus ke papua, tapi kalo ktp jakarta, bisa perpanjang dg syarat ambil berkas di samsat papua dulu, kalo nggak ya bikin baru lagi di jakarta. Sumber:pengalaman pribadi. NB; kayaknya kalo masih 1 propinsi bisa deh, soalnya temen sekampung Purworejo bisa perpanjang di semarang kota.
     
    @admin: hari ini alhamdulillah selelsai minta cek fisik bantuan di samsat bersama bekasi di cikarang, gratis tanpa pungli, cuma catatan bagi yg lain, harap bawa obeng sendiri, soalnya tadi disuruh buka sendiri, terpaksa keluar nyari bengkel/tambal ban buat bongkar penutup body….
    thanks to Alloh subhanahu wa ta’ala, mbah gugel, para bloggers, dan tidak lupa Kepolisian Pemerintah Republik Indonesia…

  6. Terima kasih untuk sharingnya. Bermanfaat sekali karena motor saya harus perpanjangan STNK 5 tahunan sebentar lagi. Alhamdulillah, saya tidak perlu boyongan bawa motor saya ke kota asal untuk cek fisiknya. 🙂

  7. Sangat membantu ini infonya, terimakasih @admin. Hari ini selesai cek fisik bantuan di samsat Yogyakarta. Untuk biayanya 20ribu, untung gak disuruh buka sendiri seperti @Abu Ammar…hehehe, serta tinggal tunggu 10menitan udah kelar. 

  8. selama ini saya pake cek fisik bantuan, karena motor saya plat AB, biar motor buat nganter ikan tapi berguna sekali apalagi buat nagnter jauh-jauh. makasih informasinya

  9. thanks infonya…
     
    berarti untuk cek fisik di daerah lain harus pake KTP yang punya motor ya ? wah harus ngirim KTP yg punya motor dulu deh -_-“

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

*